Mengembangkan Bisnis dengan Pinjaman untuk Usaha


UKM (Usaha Kecil Dan Menengah) merupakan salah satu komponen perekonomian Indonesia. UKM telah terbukti memberikan sumbangsih yang tidak sedikit pada pergerakan roda ekonomi Indonesia. Tetapi sayangnya, masih banyak UKM yang lambat berkembang karena kesulitan modal. Oleh karena itu, pinjaman untuk usaha yang diberikan oleh banyak pihak bisa menjadi opsi.

Banyak yang bercita-cita menjadi pengusaha kerap menjadikan modal usaha sebagai alasan utama takut terjun dalam memulai bisnis. Pada akhirnya mereka hanya dapat menyimpan cita-cita tersebut  sebagai konsep semata. Memang, untuk beberapa jenis usaha, dana pasti dibutuhkan. 

Sejak tahun 2011, pemerintah telah mencanangkan Gerakan Kerwirausahaan Nasional, untuk mengatasi permasalahan yang ada pada wirausahawan. GKN memang dirancang untuk meningkatkan populasi wirausaha Indonesia. Oleh karena itu, untuk merealisasikan GKN maka pemerintah membuat banyak kegiatan mulai dari seminar, pelatihan hingga pinjaman tanpa bunga sebagai pinjaman untuk usaha.

Sejak program pelatihan kewirausahaan di Kementerian Koperasi dan UKM diterapkan, program ini berhasil melahirkan wirausaha-wirausaha baru. Di antaranya, tahun 2012 sebanyak 189 wirausaha pemula, kemudian pada 2013 sebanyak 3.860 wirausaha. Lalu pada 2014 ada 4.326 wirausaha pemula.

GKN diharapkan akan menjadi strategi jangka panjang untuk mengintegrasikan pembelajaran kewirausahaan antara berbagai pihak baik pemerintah, akademisi, dunia usaha, maupun tokoh masyarakat. Gerakan itu bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sehingga tumbuh wirausaha baru, membuka peluang penciptaan lapangan kerja, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Share:

0 komentar